Oke, gue akan sharing tentang data dan fakta pertandingan semalam. Banyak kontroversi yang terjadi di match ini. Mulai dari keputusan wasit yang sangat sangat janggal dan sangat merugikan tim tuan rumah. Jujur gue sangat kecewa dan sedih melihat match itu. Gue melihat kalau peran vital malah di sandang oleh wasit. Match itu sendiri berakhir dengan skor 0-2 untuk tim tamu. Tentu hasil yang sangat mengecawakan buat kita, para pendukung Arsenal.
Kejadian unik dimulai dari menit menit awal, tepatnya menit ke 6. Terjadi kontak fisik antara Dzeko dengan koscielny yang berbuah pelanggaran di kotak penalty Arsenal. Namun, wasit langsung memberi hukuman berat kepada Koscielny. Ya, kartu merah di pagi buta adalah kata kata yang pantas untuk kondisi Arsenal saat itu. Alhasil, pemain itupun keluar dan otomatis hukuman pinalty untuk tim tamu. Eksekusi itu sendiri diambil oleh Dzeko, namun Kiper Arsenal yang susah namanya itu menyelamatkan gawangnya. Di sini gue melihat apakah pantas seorang pemain yang baru melakukan pelanggaran sekali dalam penguasaan bola yang masih 50 : 50 itu di ganjar hukuman kartu merah? Sungguh hal yang aneh bukan. Setelah kejadian itu, match menjadi tidak menarik lagi untuk dinikmati. Kerap teriakan "booooo" dialncarkan oleh pendukung tuan rumah. Teriakan ini di tujukan kepada wasit itu tentunya yang notabene "Anti Arsenal". Menurut media, Mike Dean adalah salah satu dari fans Spurs. Spurs sendiri adalah rival sekota yang sangat tidak akur.
Oke, kembali ke pertandingan. Barulah di menit 21' tim tamu bisa mencetak angka pertamanya di Emirate setelah 5 tahun terakhir. Gol itu di cetak oleh James Milner memanfaatkan umpan dari Tevez. Dengan sekali sentuhan Milner melanjutkan assist dari Tevez melesat ke sisi kanan gawang Arsenal. Dengan kondisi yang sedikit frustasi, permainan Arsenal pun hancur. Dan ya, gol kedua pun terjadi. Gol itu di lesakkan oleh Edin Dzeko pada menit 32'. Melalui tusukan dari sayap kanan, Milner mengirim umpan ke tengan dan di sambut oleh David Silva. Kiper Arsenal sembat memblok bola namun sialnya bola tersebut datang ke Dzeko dan "jegerrrrrrrrrr... gol kedua pun tercipta.
Sebelum gol pertama tercipta, Chambo telah di ganti oleh Per yang kondisinya kurang fit. Abou Diaby pun bermain kurang maksimal. Hal itu mungkin di karenakan baru sembuh dari cidera. Match itu sebenarnya Arsenal tidak bermain full tim. Arteta di kabarkan cidera otot yang memaksa Wenger harus memasang Diaby. Menurut gue, yang seharusnya di ganti adalah Diaby, bukannya Chambo. Pada babak ke dua, intensitas serangan dan penguasaan bola di dominasi oleh Arsenal dengan 70 : 30. Namun tak banyak peluang tercipta. Dibabak ke dua Wenger memasukkan Giroud dan Ramsey. Tak lama giroud masuk langsung mendapat peluang melalui sundulannya, namun masih off target. Hingga menit 82' Kompany melanggar Jack yang menghasilkan kartu merah. Kejadian ini pun seakan tak berguna. Hingga peluit akhir berbunyi tidak ada gol tambahan dari ke dua kubu. Pertandingan yang sangat sangat membosankan....
Hasil ini sangat mengecewakan mengingat pertandingan Arsenal yang berat di Januari ini. Wenger harus mendatangkan pemain di bulan ini. Menurut gue, Arsenal butuh penyeimbang di lini tengah dengan naluri bertahan. Mungkin M'villa menjadi pilihan yang bagus buat Arsenal. Semangat kawan, jangan pernah patah semangat. Roda itu berputar, ada masanya sebuah klub itu naik ada pula masanya untuk klub itu turun. Jangan pernah menghujat pemain dan pelatih jika kalian cinta klub ini. COYG !!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar