Karbitan, sering banget gue dengar kata kata itu. Apalagi di jejaring sosial, kebanyakan di sejumlah atau mungkin seluruh fanspage bola yang gue like di facebook. Sebenarnya apasih karbitan itu, kok enak benget ngatain orang dengan sebutan karbitan. Sebenarnya alasan gue nulis dengan tema karbitan ini bukan tanpa alasan. Setelah gue ngeliat pertandingan Chelsea vs Arsenal kemarin, banyak fans terutama Arsenal yang saling "ngebacot" di postingan fanspage. Iya kalo ngebacot nya bagus, nah ini ngolok-ngolok, ngehina, ngecaci, ngehujat dan sebangsanya lah. Nah, dari bacotan-bacotan itu ada yang ngebela Arsenal tapi malah di katain "karbitan". Maka dari itu lah gue mengulas apa itu karbitan.
Karbitan adalah sebutan untuk fans, bukan hanya untuk fans bola, yang tidak konsisten. Tidak konsisten itu maksudanya saat menang di puja-puja, di tingginkan, di dewakan dan pada saat kalah malah mencaci dan mencari kesalahn klub itu. Ntah dari pemainnya maunpun managernya. Biasanya juga, fans seperti itu tidak hanya mendukung satu tim saja, bisa saja dua atau tiga tim. Makanya dia tidak terbiasa dengan kondisi tim itu sendiri. Apa lagi Arsenal yang lagi masa labil-labil nya. Fans karbitan tidak akan kuat mentalnya jika tim nya kalah melulu. Trus ada yang tanya gini "Emang situ fans dari tahun berapa?". Ini pertanyaan aneh, perlukah untuk di jawab pertanyaan seperti itu, nggak logis gitu. Buat cinta pada tim itu gak perlu dari kapan, tapi sampai kapan. Fans karbiatan juga hanya mendukung tim saat jay-jaya nya, saat terpuruk malah nggak di support.
Memang sih, sangat berat untuk menjadi fans Arsenal di era ini. Tujuh tahun tanpa gelar adalah hal yang tidak biasa untuk tim sekelas Arsenal. Tapi roda kehidupan itu berputar coy, ada kalanya di atas dan ada kalanya di bawah. Dulu sebelum tahun 90an, Leed adalah tim besar di Inggris Raya dan sekarang tim itu menjadi tim antah berantah di Inggris. Gue nulis ini karena gue udah muak sama fans yang sangat melecehkan pemain dan pelatih. Menurut gue itus ama saja dengan menghina tim. Gak ada harganya kerja keras yang di lakuin pemain di lapangan. Emang mereka pikir main bola itu gampang, iya kalo main FIFA atau PES, kalah tinggal restart aja.
Terakhir, menurut gue supporter harus memiliki prinsip ini "BUKAN MASALAH LAMANYA KAU MEN-SUPPORT TIM, TAPI SEBERAPA LOYALNYA KAU MEN-SUPPORT TIM ITU. Bahkan, mantan pemain Arsenal, Dennis Bergkamp, berkata seperti ini "Saya sangat menyukai Arsenal. Tapi kau, apakah kau benar-benar menyukai Arsenal? atau menyukai Trophy?". Jabarkan saja kata-kata Bergkamp menurut pribadi masing-masing. Keep Forward, Arsenal....!!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar